SAPA Desak Pokir Dewan Dipublikasi Transparan

  • Bagikan
SAPA Desak Pokir Dewan Dipublikasi Transparan. Foto: Dok. SAPA

MITABERITA.com | Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak agar setiap dana yang berasal dari usulan anggota dewan atau lebih dikenal dengan pokok pokok pikiran (Pokir), supaya dipublikasi secara transparan.

Ketua Umum SAPA, Fauzan Adami bahkan meminta kepada Pj Gubernur Aceh untuk mempublikasikan Pokir Dewan secara transparan, sehingga tidak ada “kucing-kucingan” dan “lempar batu sembunyi tangan” pada saya ketahuan bermasalah.

“Jika Pokir Dewan belum bisa dihapus maka harus dipublikasikan biar jelas dan transparan supaya kami masyarakat bisa mengawasi, karena selama ini pokir dewan sumber masalah dan sarat korupsi yang sangat merugikan rakyat Aceh,” kata Fauzan kepada media, Jumat 7 Juni 2024.

Menurut Ketua SAPA itu, sudah banyak bukti pokir dewan tidak tepat sasaran. “Bahkan tahun lalu terbukti programnya bukan hanya untuk dapil sendiri tapi ditempatkan diluar dapilnya, ini membuktikan program mereka bukan untuk kebutuhan rakyat tapi untuk memperkaya diri sendiri,” ungkapnya.

Fauzan menegaskan, anggaran dari pokir dewan bukan warisan, tapi uang masyarakat Aceh. Karena itu, ia mendesak agar setiap program kerja dari pokir dewan untuk dipublikasikan kepada khalayak umum.

“Selama ini dewan pun salah fungsi sebab menguasai anggaran, tidak mungkin maling teriak maling, biarkan kami rakyat yang akan mengawasi legislatif agar mereka kembali insaf terhadap fungsinya,” kata putra Bireuen tersebut.

Menurut Fauzan, persoalan kemiskinan di Aceh disebabkan kurang pedulinya sebagian anggota dewan terhadap rakyat. Sebagian anggota dewan dinilai hanya fokus pada pokir demi mengumpulkan kekayaan sebanyak – banyaknya.

“Makanya tidak ada pemerataan ekonomi, efeknya banyak anak kekurangan gizi atau stunting, pengangguran, penceraian tinggi, kriminalitas dan narkoba,” sebutnya.

“Kita mengingatkan Pj Gubernur Aceh mengutamakan kebutuhan masyarakat bukan kepentingan legislatif dan pihak lainnya, Pokir Dewan uang rakyat maka harus dipublikasikan,” ujarnya.

Bahkan, Fauzan secara tegas menyatakan bahwa pokir dewan harus dihapus karena selama ini program dewan diduga hanya dinikmati sendiri, keluarga dan kelompoknya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *