Bayar Pajak Kendaraan di Lhokseumawe Bisa Lewat Aplikasi Signal

  • Bagikan
Bayar Pajak Kendaraan di Lhokseumawe Bisa Lewat Aplikasi Signal. Foto: Ilustrasi - MalodinĀ 

MITABERITA.com |Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Moch. Abdhi Hendriyatna, memperkenalkan terobosan baru dalam pelayanan administrasi kendaraan bermotor, melalui konferensi pers, Senin 24 Juni 2024.

Mewakili Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, ia memaparkan langkah inovatif ini yang bertujuan untuk mempermudah proses pembayaran STNK, pajak kendaraan, dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) bagi masyarakat.

Penggunaan aplikasi Signal sebagai platform utama dalam layanan ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan semua transaksi terkait kendaraan mereka secara online, dengan satu layanan terintegrasi yang disebut sebagai “one stop servis”.

Proses dimulai dari registrasi pengguna di aplikasi, di mana pengguna harus mengunduh aplikasi Signal, mengisi data pribadi termasuk NIK, nama lengkap, dan lainnya, serta mengunggah foto e-KTP untuk verifikasi identitas.

“Kami memperkenalkan aplikasi Signal sebagai alternatif praktis bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administratif mereka terkait kendaraan bermotor,” ungkap AKP M. Abdhi.

Proses berlanjut dengan pengisian data kendaraan, dimana pengguna dapat memasukkan detail NRKB dan nomor rangka kendaraan mereka untuk melakukan pengesahan STNK dan pembayaran PKB serta SWDKLLJ secara online.

Fitur yang ditawarkan oleh aplikasi Signal juga mencakup pengiriman dokumen STNK secara digital dan memfasilitasi pembayaran langsung melalui bank-bank terkait, memberikan pengguna kemudahan dalam menyelesaikan proses transaksi dengan cepat dan efisien.

“Ini adalah langkah maju dalam modernisasi layanan publik di bidang transportasi dan lalu lintas. Kami berharap dengan adanya inovasi ini, dapat mengurangi antrian serta memudahkan akses masyarakat dalam memenuhi kewajiban administratif kendaraan mereka,” tambahnya.

Inovasi ini menjadi bukti komitmen Polres Lhokseumawe dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dan efisien kepada masyarakat, serta menjadikan teknologi sebagai alat untuk mempermudah berbagai proses administratif.

Diharapkan, langkah ini akan menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengadopsi teknologi dalam meningkatkan pelayanan publik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *