Tim Gabungan Berhasil Tangkap Manok, DPO Kasus Pembunuhan di Aceh Timur

  • Bagikan
Tim Gabungan Berhasil Tangkap Manok, DPO Kasus Pembunuhan di Aceh Timur. Foto: Dok Polres Aceh Timur

MITABERITA.com | Tim Unit Opsnal Gabungan dari Polres Aceh Timur dan Polsek Peureulak Timur berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Langsa sejak tahun 2019.

Pelaku, yang dikenal dengan nama BK alias Manok (43), diduga terlibat dalam kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Geulumpang Payung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.

Peristiwa tragis ini berawal dari ditemukannya mayat seorang pria bernama Asnawi, warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur, dalam kondisi yang mengenaskan pada tanggal 1 Oktober 2019.

Mayat tersebut ditemukan terikat dengan rantai besi, tangan dan leher dililit tali nilon, serta wajah tertutup goni di alur sungai Dusun Pusara.

Berdasarkan olah TKP yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa, diketahui bahwa korban pembunuhan adalah Asnawi dan salah satu dari beberapa pelaku adalah BK alias Manok. Sejak saat itu, Polres Langsa telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap pelaku.

Dalam upaya penangkapan pelaku, Tim Opsnal Gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur, Unit Intelijen Kriminal Polres Aceh Timur, Personel Polsek Peureulak Timur, dan Unit Resmob Polres Langsa melakukan pencarian intensif.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Iptu Muhammad Rizal, dan Kasat Intelijen Kriminal AKP Ketut Supriyatnha memimpin langsung operasi penangkapan ini.

“Pada Kamis, 23 Mei 2024, sekira pukul 02.00 WIB, kami berhasil mengamankan pelaku di sebuah gubuk di Desa Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur,” ungkap Iptu Muhammad Rizal.

Bersama pelaku, tim juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senapan angin tabung pcp, satu unit handphone, dan sebuah dompet. Pelaku dan barang bukti tersebut telah diamankan di Polres Langsa untuk proses hukum lebih lanjut.

Keberhasilan tim Opsnal Gabungan dalam menangkap pelaku pembunuhan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam memberantas kejahatan di wilayahnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *