Sosok Calon Walikota Banda Aceh yang Menarik Perhatian Generasi Muda

  • Bagikan
Sosok Calon Walikota Banda Aceh yang Menarik Perhatian Generasi Muda. Foto: Kolase Mitaberita

MITABERITA.com | Antusiasme generasi muda Banda Aceh memuncak seiring munculnya tiga nama baru dalam persaingan Pilkada Banda Aceh tahun ini. Irwan Djohan, Muhammad Balia, dan Ahmad Haeqal Asri menjadi pusat perhatian setelah mendaftar sebagai bakal calon walikota.

Keberadaan mereka mencuri sorotan karena kesemuanya belum pernah menjabat sebagai walikota sebelumnya. Di berbagai sudut kota, dari warung kopi, nama-nama ini menjadi topik hangat dalam percakapan generasi milenial.

Irwan Djohan, Muhammad Balia, dan Ahmad Haeqal Asri dinilai mewakili harapan generasi muda untuk perubahan positif di Banda Aceh. Seperti disampaikan Fauzi, salah satu generasi muda Banda Aceh.

“Tiga calon itu menarik kita diskusikan karena kami rasa mereka akan mewakili semangat muda untuk Kota Banda Aceh yang lebih baik dengan semangat muda dan gagasan perubahan,” ujarnya sambil menyeruput kopi di salah satu kafe di pusat kota, Selasa malam 21 Mei 2024.

Irwan Djohan, dengan latar belakangnya sebagai seorang politisi yang juga arsitek, diharapkan mampu melakukan pengembangan masyarakat seperti yang dilakukan selama ini.

Politisi Partai NasDem itu sendiri selama ini memang telah mendapat dukungan kuat dari berbagai kelompok pemuda dan mahasiswa, termasuk kalangan ibu-ibu di Banda Aceh.

Sementara itu, Muhammad Balia, seorang pengusaha muda yang dikenal karena inovasinya, telah menarik perhatian dengan visi ekonomi yang kuat untuk Banda Aceh. Selain itu, Balia juga dikenal dekat dengan para ulama.

Di sisi lain, Ahmad Haeqal Asri, seorang pengusaha muda yang kini menjabat sebagai Ketua PMI Kota Banda Aceh. Namanya makin populer setelah sebelumnya mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRA dari Partai Golkar, dan meraup banyak suara generasi muda.

Meskipun tidak terpilih sebagai anggota DPRA karena karena kalah dengan rekan seperjuangannya di Partai Golkar, namun perolehan suara Haeqal dalam Pileg 2024 tersebut patut diperhitungkan.

“Kami butuh pemimpin yang tidak hanya mendengarkan, tetapi juga bertindak sesuai dengan kebutuhan rakyat,” ujar Rizki, seorang aktivis mahasiswa. “Kami percaya salah satu dari mereka dapat membawa perubahan yang kami harapkan.”

Dengan Pilkada semakin dekat, minat publik terus meningkat. Generasi muda Banda Aceh tampaknya siap untuk memilih pemimpin yang akan membawa kota mereka ke masa depan yang lebih cerah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *