Prof. Dr. Danial Didaulat sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam

  • Bagikan
Prof. Dr. Danial Didaulat sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam. Foto: Biro Adpim Setda Aceh

MITABERITA.com | Pemerintah Aceh mengapresiasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe atas komitmen dan kontribusinya dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangka pengukuhan Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam.

Penjabat Gubernur Aceh yang diwakili oleh Pj Sekretaris Daerah Aceh, Azwardi, menyampaikan harapannya bahwa kehadiran guru besar di IAIN Lhokseumawe akan memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Aceh. Azwardi menekankan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama bagi pembangunan yang berkelanjutan.

“Melalui pendidikan, kita dapat membentuk generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing secara global,” kata Azwardi.

Azwardi juga mengajak seluruh civitas akademika IAIN Lhokseumawe untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih. Ia meminta agar pengalaman dan keberhasilan Prof. Dr. Danial dijadikan sebagai motivasi untuk terus berinovasi, berkarya, dan memberikan yang terbaik dalam setiap aspek kehidupan.

Prof. Dr. Danial menjadi guru besar pertama dan satu-satunya di IAIN Lhokseumawe saat ini. Pengukuhan tersebut diselenggarakan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag, di Gedung Serbaguna IAIN Lhokseumawe pada Kamis 9 Mei 2024.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramadhani, juga menyambut baik pencapaian Prof. Dr. Danial sebagai guru besar. Ia berharap pemikiran dan ilmu hukum Islam yang dimiliki Prof. Danial dapat diimplementasikan dalam kerja nyata untuk kepentingan orang banyak.

“Pendidikan pada dasarnya ikhtiar untuk memuliakan manusia, sehingga mereka yang bekerja di bidang pendidikan adalah orang yang mulia,” kata Sekjend Kementerian Agama RI.

Prof. Dr. Danial dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dirinya hingga mencapai puncak karir sebagai guru besar. Ia berharap gelar guru besar ini tidak hanya bermanfaat bagi dirinya, tetapi juga bagi IAIN dan seluruh masyarakat Aceh.

Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Danial juga mengemukakan pemikirannya tentang ilmu hukum Islam. Menurutnya, segala realitas masalah yang terjadi di Aceh saat ini harus didekatkan dengan syariat Islam.

“Pada dasarnya syariat Islam bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemaslahatan bagi seluruh penduduk dunia,” kata Prof. Dr. Danial.

Prof. Dr. Danial juga menegaskan bahwa pelaksanaan syariat Islam di Aceh harus dilandaskan pada pluralisme, kearifan lokal hingga keragaman suku bangsa. Selain itu, syariat Islam di Aceh juga harus memperhatikan berbagai isu utama seperti ekonomi, kesehatan, politik, hukum dan HAM, serta sosial budaya.

“Sehingga syariat Islam di Aceh tidak bersifat simbolik, tapi substantif untuk mewujudkan kemaslahatan,” pungkas Prof. Dr. Danial.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *