Polres Aceh Timur Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Pembakar Gudang Pupuk

  • Bagikan
Foto: Polres Aceh Timur Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Pembakar Gudang Pupuk.

MITABERITA.com | Tim Opsnal Gabungan Satreskrim dan Satintelkam Polres Aceh Timur Polda Aceh berhasil menangkap terduga pelaku kasus pembakaran gudang pupuk. Keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya penyelidikan dan kerja sama antara Polres Aceh Timur dan Polsek Peureulak Timur.

Peristiwa bermula pada Senin, 6 Mei 2024, ketika gudang pupuk milik H. Sulaiman di Desa Alue Gureb, Kecamatan Peureulak Timur, mengalami kebakaran hebat.

Akibat kebakaran tersebut, H. Sulaiman mengalami kerugian materiil yang mencapai 30 juta rupiah. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Peureulak Timur, yang kemudian melakukan koordinasi dengan Polres Aceh Timur.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Iptu Muhammad Rizal, menjelaskan bahwa tim Opsnal Gabungan Polres Aceh Timur melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus tersebut.

Hasil penyelidikan menemukan bahwa pembakaran gudang pupuk tersebut dilakukan oleh beberapa orang, di antaranya SA, MU, ZA, KA, dan KR.

Dalam upaya penangkapan, tim berhasil mengamankan dua dari lima terduga pelaku, yaitu SA dan MU. Penangkapan dilakukan pada Kamis, 23 Mei 2024, setelah tim mendapatkan informasi tentang keberadaan SA di Desa Seuneubok Teupin dan MU di Desa Geulumpang Payong.

“Kami berhasil mengamankan dua terduga pelaku dan saat ini mereka telah diserahkan ke Polsek Peureulak Timur untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim.

Meskipun demikian, tim masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap tiga pelaku lainnya yang masih buron, yaitu ZA, KA, dan KR. Kasat Reskrim juga mengimbau kepada keluarga pelaku agar memberikan dukungan supaya para pelaku menyerahkan diri ke polisi.

“Kasus ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian sebagai bentuk komitmen dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Aceh Timur,” ujar Muhammad Rizal.

“Diharapkan dengan penangkapan pelaku ini, keamanan dan ketertiban masyarakat dapat lebih terjamin, serta memberikan pesan bahwa tindakan kriminal tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas oleh hukum,” tegasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *