Pesawat Mendarat Darurat Tanpa Ban: Kecelakaan di Udara Berakhir Dramatis!

  • Bagikan
Pesawat ringan yang membawa tiga orang berhasil melakukan pendaratan tanpa roda di bandara Newcastle, Australia (Foto: Channel 10 via AP)

MITABERITA.com | Sebuah insiden mengerikan terjadi di langit Australia ketika pesawat ringan Beechcraft Super King mendarat tanpa roda pendaratan. Dalam perjalanan menuju Port Macquarie, pesawat tersebut mengalami masalah serius yang mengharuskan sang pilot untuk mengambil keputusan dramatis.

Dengan tiga orang di dalamnya, termasuk sang pilot yang berusia 53 tahun, seorang pria 60 tahun, dan seorang wanita 65 tahun, pesawat itu melakukan pendaratan darurat yang menggemparkan Bandara Newcastle. Beruntung, semuanya selamat!

Inspektur Polisi Wayne Humphrey memberi detail serba-serbi dari momen tegang tersebut, menyatakan kekagumannya atas kemampuan sang pilot yang berhasil mendarat “sesuai textbook.” Paramedis segera memeriksa tiga penumpang, dan keajaiban terjadi: tidak ada yang terluka parah.

Rekaman video menggambarkan detik-detik tegang saat pesawat berusaha mendarat, sementara mobil pemadam kebakaran dan ambulans berjaga di sekitar landasan. Eastern Air Services, pemilik pesawat, masih bungkam terkait kejadian ini.

Kini, seluruh mata tertuju pada Biro Keselamatan Transportasi Australia yang akan menyelidiki insiden tersebut. Namun, pakar keselamatan penerbangan, Ron Bartsch, memberikan apresiasi atas keputusan pilot untuk kembali ke Bandara Newcastle, menyebutnya sebagai “langkah tepat” untuk menyelamatkan seluruh penumpang.

Pendaratan tanpa roda pendaratan adalah momen menegangkan, namun praktik “textbook” sang pilot membuktikan keprofesionalannya. Dalam situasi genting, keamanan semua penumpang adalah yang terpenting, dan pesawat tersebut berhasil membawa semua orang ke tanah dengan selamat.

Kisah dramatis ini menegaskan betapa pentingnya pelatihan dan keahlian pilot dalam menghadapi situasi darurat di udara. Keberanian dan ketenangan dalam mengambil keputusan kritis adalah kunci untuk mengakhiri tragedi dengan keamanan dan keselamatan yang terjaga.

Sumber : Detikcom

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *