Monumen Pesawat di Blang Padang: Bukti Sejarah Perjuangan Aceh untuk Kemerdekaan Indonesia

  • Bagikan
Monumen Pesawat di Blang Padang. Foto: MITABERITA.com/Hidayat

MITABERITA.com | Di tengah gemuruh sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, terukir satu cerita yang kini menjulang tinggi sebagai monumen di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh.

Monumen RI-001 Seulawah tidak sekadar menjadi penanda waktu, tetapi juga saksi bisu dari semangat dan perjuangan masyarakat Aceh untuk meraih kemerdekaan bersama Republik Indonesia.

Kisah ini berawal pada tahun 1948, saat Presiden Soekarno meminta dukungan Gubernur Militer Aceh, Teungku Daud Beureuh, untuk menggalang dana guna membeli pesawat terbang.

Tak gentar menghadapi tantangan, masyarakat Aceh menjawab dengan mengumpulkan sumbangan dalam bentuk emas, seberat 20 kilogram.

Dengan semangat yang membara, Wiweko Soepono, seorang perwira penerbangan yang menjadi pionir di Indonesia, membawa pulang satu unit pesawat Dakota DC-3 dari Singapura.

Pesawat ini, yang kemudian diberi nama RI-001 Seulawah, menjadi lambang keberanian dan keteguhan hati Aceh dalam mendukung perjuangan kemerdekaan.

RI-001 Seulawah bukan hanya sekadar pesawat. Ia menjadi alat utama dalam misi diplomatik Presiden Soekarno ke dunia internasional serta kunjungan ke berbagai wilayah di Indonesia. Namun, ketika tekanan dari Belanda semakin terasa, pesawat ini terbang ke India untuk menjalani perawatan dan modifikasi.

Meskipun mendapat penolakan untuk operasional di India, RI-001 Seulawah akhirnya menemukan tempat di Myanmar. Di sana, pesawat ini tidak hanya menjadi alat transportasi sipil, tetapi juga digunakan untuk kepentingan militer. Kisah suksesnya bahkan membawa pada pembentukan maskapai penerbangan Indonesia Airways.

Perjalanan panjang RI-001 Seulawah tak berakhir di Myanmar. Pada tanggal 2 Agustus 1950, pesawat ini kembali ke Indonesia dan dioperasikan oleh Kesatuan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI). Namun, keberadaannya tak hanya dikenang dalam sejarah penerbangan Indonesia.

Monumen yang menjulang di Blang Padang hari ini juga menjadi penanda kegigihan dan semangat perjuangan masyarakat Aceh, yang tidak hanya membantu mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi kemajuan penerbangan di tanah air.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *