Aramiko Aritonang Dilantik sebagai Anggota DPRA PAW Gantikan Hendra Budian

  • Bagikan
Aramiko Aritonang Dilantik sebagai Anggota DPRA PAW Gantikan Hendra Budian. Foto: Humas DPRA

MITABERITA.com | Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penting, termasuk peresmian pengangkatan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPRA untuk sisa masa jabatan tahun 2019-2024 serta Penutupan Masa Persidangan I dan Pembukaan Masa Persidangan II, Senin 27 Mei 2024

Rapat tersebut turut dihadir Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Asisten II Setda Aceh, para pimpinan dan anggota DPRA, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Ketua Mahkamah Syariyah Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, dan Forkopimda.

Pada rapat tersebut, Wakil Ketua DPRA, Teuku Raja Keumangan, yang memimpin rapat paripurna tersebut menjelaskan, sesuai dengan surat Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri nomor 100.2.1.4/03599/OTDA tanggal 16 Mei 2024, Menteri Dalam Negeri menugaskan DPRA untuk melaksanakan pengambilan sumpah terhadap Saudara Aramiko Aritonang, yang menggantikan Hendra Budian sebagai anggota DPRA dari Partai Golongan Karya, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sekretaris DPRA kemudian membacakan keputusan Menteri Dalam Negeri tentang peresmian pemberhentian anggota DPRA dan peresmian pengangkatan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPRA.

Dengan ini, Aramiko Aritonang secara resmi diangkat sebagai anggota DPRA Pengganti Antarwaktu sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

Dalam sambutannya, Teuku Raja Keumangan menyatakan keyakinannya bahwa Aramiko Aritonang akan segera menyesuaikan diri dan memperkuat kinerja dewan dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, serta memberikan inovasi dan gagasan baru untuk memperjuangkan aspirasi rakyat bagi pembangunan Aceh ke depan.

Selama masa persidangan I tahun 2024, DPRA telah menyelesaikan beberapa agenda pokok sesuai rencana kerja tahunan, antara lain pelaksanaan reses I tahun 2024, penunjukan dan penetapan alat kelengkapan DPRA pembahas Prolega Prioritas tahun 2024, pembahasan rancangan qanun Prolega Prioritas tahun 2024,

Kemudian, penyampaian LKPJ Gubernur Aceh tahun 2023 dan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, penetapan rancangan qanun inisiatif DPRA, serta penyerahan LHP BPK RI atas laporan keuangan Pemerintah Aceh tahun anggaran 2023.

Dengan berakhirnya masa persidangan I tahun 2024, melalui rapat paripurna ini, DPRA secara resmi menutup masa persidangan I dan membuka masa persidangan II tahun 2024.

Pada masa persidangan II, DPRA akan menyelesaikan beberapa tugas pokok sesuai rencana kerja tahunan, termasuk penyampaian rekomendasi DPRA terhadap LKPJ Gubernur Aceh tahun anggaran 2023, pembahasan dan penetapan rancangan qanun Prolega Prioritas tahun 2024.

Ada juga pembahasan rancangan qanun Aceh tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBA tahun anggaran 2023, penyampaian, pembahasan, dan kesepakatan terhadap KUA dan PPAS tahun anggaran 2025, serta pembahasan dan penetapan rancangan qanun Aceh tentang APBA tahun anggaran 2025.

DPRA berharap agar semua agenda tahunan yang telah ditetapkan dapat dituntaskan dengan baik sehingga program dan kegiatan pembangunan dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Pada kesempatan yang sama, T Raja Keumangan juga menginformasikan bahwa pada tanggal 18 hingga 25 Januari 2024, pimpinan dan anggota DPRA telah melaksanakan kegiatan reses I tahun 2024 ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen.

Pelaksanaan reses merupakan amanah dari Pasal 108 huruf i dan k Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 130 ayat (5) Peraturan Tata Tertib DPRA Aceh. Rekapitulasi aspirasi dalam laporan pelaksanaan reses I tahun 2024 telah diserahkan kepada Pemerintah Aceh untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *