Pimpinan DPRK Aceh Besar Mendukung Pemkab untuk Meningkatkan Sektor Pertanian

  • Bagikan
Pimpinan DPRK Aceh Besar Mendukung Pemkab untuk Meningkatkan Sektor Pertanian. (FOTO: HUMAS DPRK ACEH BESAR)

MITABERITA.com | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Gunawan SE MM, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dalam meningkatkan sektor pertanian sebagai pendukung utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh Besar.

Menurut Gunawan, langkah tersebut menjadi sebuah keharusan mengingat luasnya potensi lahan pertanian di kabupaten Aceh Besar, yang menjadi basis utama sektor pertanian, terutama dalam produksi padi.

“Dengan wilayah yang sangat luas, termasuk pesisir, Aceh Besar memiliki potensi yang sangat besar sebagai lumbung padi. Oleh karena itu, ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan sektor pertanian, sehingga program ketahanan pangan dapat terlaksana dan pendapatan daerah meningkat,” ucap Gunawan di Kuta Cot Glie, beberapa waktu lalu.

Dia juga menyoroti Aceh Besar sebagai lumbung padi yang mampu mendukung produksi padi dan gabah di seluruh Aceh, dengan mencatat beberapa kali kelebihan hasil produksi padi di Aceh Besar.

“Aceh Besar telah beberapa kali menghasilkan surplus padi, oleh karena itu, hal ini harus terus ditingkatkan. Pemkab harus dapat mengambil langkah-langkah inovatif dalam mendukung sektor pertanian, sehingga risiko anjloknya produksi pertanian akibat faktor tak terduga dapat diminimalkan. Kami mendukung langkah Pj Bupati Aceh Besar untuk meningkatkan produksi dan swasembada pangan, khususnya padi,” tambahnya.

Sebagai seorang politisi dari Partai Aceh, Gunawan menekankan pentingnya perlindungan terhadap lahan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung program mandiri pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Kehadiran perlindungan terhadap lahan pertanian adalah sangat penting. Bayangkan saja, jika Aceh Besar yang selama ini memiliki surplus padi, tiba-tiba mengalami kekurangan hasil panen karena kurangnya perlindungan terhadap lahan pertanian dari pemerintah, maka ini akan sangat merugikan,” jelasnya.

Selain itu, Gunawan juga menyoroti pentingnya pemetaan lahan pertanian dan perkebunan yang akurat, yang didasarkan pada kajian mendalam, dengan tujuan akhir untuk kesejahteraan masyarakat lokal di daerah masing-masing.

“Saya berharap kepada para camat untuk memberikan rekomendasi mengenai lahan pertanian dengan sangat jelas dan bersih. Mereka harus dapat membedakan antara lahan pertanian dan lahan perkebunan. Ini adalah hal yang sangat penting dan kami berharap agar lahan pertanian tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan rumah atau kepentingan lainnya,” pungkasnya. (Adv)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *