Pengamat Politik: Caleg Terlibat Politik Uang Jangan Dilantik!

  • Bagikan
Pengamat Politik Usman Lamreung. Foto: dok. Pribadi

MITABERITA.com | Setiap pergelaran pemilihan umum (Pemilu) khususnya pemilihan legislatif, ada saja kecurangan yang dilakukan peserta pemilu, baik oleh tim suksesnya maupun simpatisan.

Kecurangan yang dilakukan untuk bisa menang pun sangat beragam, namun yang kerap menjadi perhatian adalah kecurangan dengan modus money politic atau praktik politik uang.

Untuk itu, Pengamat Politik Usman Lamreung mengatakan, politik uang sangat mencederai pesta demokrasi. Karena praktik politik uang tersebut sangat mempengaruhi pilihan masyarakat.

“Politik uang ini tidak asing lagi, sudah menjadi rahasia umum di Indonesia khusunya di Aceh, apalagi saat ekonomi sedang sakit seperti sekarang, tapi sangat sulit dibuktikan karena tidak ada yang melaporkan,” kata Usman Lamreung, Rabu 21 Februari 2024.

Doktor Ilmu Politik itu menuturkan, jika kecurangan pemilu politik uang ini ad ayang melaporkan, belum tentu juga dapat dibuktikan secara terang oleh Setra Gakkumdu.

“Biasanya setelah diproses laporan tersebut, ada saja unsur yang tidak memenuhi, seperti tidaknya keterangan saksi dan sebagainya,” ujar Usman Lamreung.

Meskipun begitu, Usman Lamreung meminta kepada Bawaslu atau di Aceh disebut panitia pengawas pemilihan (Panwaslih), agar tidak melantik jika ada calon anggota legislatif (Caleg) yang ketahuan terlibat politik uang.

“Kalau ada yang terlibat politik uang, jangan sampai ada ruang untuk duduk di parlemen, karena orang-orang seperti itu biasanya akan rawan melakukan korupsi dan tidak peduli kepada rakyat jika nanti sudah menjadi anggota dewan,” tegasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *