Ketua DPRK Aceh Besar Tekankan Sinergitas dalam Membangun Daerah

  • Bagikan
Ketua DPRK Aceh Besar Tekankan Sinergitas dalam Membangun Daerah. (FOTO: HUMAS DPRK ACEH BESAR)

MITABERITA.com | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Iskandar Ali, menekankan pentingnya sinergitas dalam upaya memajukan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DPRK Aceh Besar itu, saat menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Aceh Besar Tahun 2025.

Acara yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dan dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, berlangsung di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Senin (26/2/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Iskandar Ali menekankan bahwa penyelenggaraan RKPD mengikuti ketentuan yang telah diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.

“Membangun daerah bukanlah sekadar urusan jabatan tertentu, melainkan hasil dari kolaborasi kolektif. Aceh Besar telah melewati berbagai fase penting, dan semuanya berhasil dihadapi bersama-sama, termasuk dalam menghadapi tantangan anggaran pada masa pandemi COVID-19 dan masa Pemilu,” ujarnya.

“Semoga sinergi yang telah terbangun dapat diteruskan, sehingga pada tahun 2025, Aceh Besar dapat mencapai tujuan dan rencana pembangunan yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, mengingatkan akan pentingnya keselarasan dalam penyusunan rencana pembangunan daerah, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

“Kita harus memastikan bahwa RKPD tahun 2025 ini menggambarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Tahapan konsultasi publik merupakan proses untuk memperoleh masukan dan saran dari berbagai pihak terkait,” tuturnya.

Dalam konteks ini, Iswanto menegaskan bahwa RKPD tahun 2025 disusun berdasarkan dokumen rencana pembangunan Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023-2026, yang merupakan penjabaran dari RPJPD Kabupaten Aceh Besar 2005-2025.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, Rahmawati, selaku ketua panitia kegiatan, menjelaskan bahwa tahapan penting dalam penyusunan RKPD 2025 adalah mendapatkan aspirasi dari pemangku kepentingan serta menetapkan tema dan arah kebijakan pembangunan di Aceh Besar.

Kegiatan FKP juga dihadiri oleh sejumlah anggota DPRK, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, hingga Keuchik yang diundang khusus dalam forum tersebut. (Adv)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *