Jaksa Periksa Mantan Kadis Kesehatan Aceh Besar, Tetapkan Empat Tersangka

  • Bagikan
Gedung Kejari Aceh Besar. Foto: Dok. MITABERITA.com

MITABERITA.com | Mantan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Aceh Besar, Lukman, diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar terkait dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Lamtamot, Aceh Besar.

Menurut informasi yang diperoleh media ini, Lukman yang saat ini menjabat sebagai Kadis Kesehatan Banda Aceh tersebut diperiksa tentang dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Lamtamot dengan nilai pagu 2,8 Miliar.

Kasi Intel Kejari Aceh Besar, Maulizar yang dikonfirmasi Wartawan MITABERITA.com mengatakan, jaksa telah memeriksa Lukman sebagai saksi pada Senin 12 Februari 2024 kemarin.

“Betul bang, kita periksa yang bersangkutan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Lamtamot, kemarin,” kata Kasi Intel Kejari Aceh Besar, Maulizar, Selasa 13 Februari 2024.

Sebelumnya, Lukman merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam kegiatan pembangunan Puskesmas Lamtamot, Kabupaten Aceh Besar.

Sementara ini, kata Maulizar, Kejari Aceh Besar telah menetapkan 4 tersangka dalam perkara tersebut. Mereka berinisial TZF (53), MR (38), SI (50), dan SN (30).

Mereka masing-masing selaku PPTK pada Dinas Kesehatan Aceh Besar, Wakil Direktur CV Selendang Nikmat, peminjam perusahaan, dan Direktur CV. Design Preview Consultant/ Konsultan Pengawas.

Kasi Intel Kejari Aceh Besar itu menuturkan, saat ini Lukman memang diperiksa sebagai saksi, dan sebelumnya Kejari telah menetapkan, tapi tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru.

“Untuk kemungkinan adanya tersangka baru tidak tertutup kemungkinan, tapi untuk saat ini sudah ditetapkan empat tersangka,” ujarnya menanggapi pertanyaan wartawan.

Sebagai informasi, pembangunan Puskesmas Lamtamot dengan nilai pagu Rp 2,8 Miliar itu bersumber dari anggaran dana otonomi khusus (Otsus) tahun 2019.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *