Azizah Siap Perjuangkan Kepentingan Perempuan Pidie

  • Bagikan
Caleg Partai Aceh nomor urut 3 dapil 4 DPRK Pidie, Azizah. Foto: Dok. Pribadi

MITABERITA.com | Azizah, Caleg DPRK Pidie dari Partai Aceh (PA), akan memperjuangkan kepentingan kaum perempuan, jika terpilih sebagai anggota DPRK Pidie, pada Pemilu 2024.

Caleg PA nomor urut 3 dari dapil 4 yang meliputi Kecamatan Sakti, Tiro, Titeue, Keumala, Tangse, Mane dan Kecamatan Geumpang itu, sebelum terjun ke politik praktis, memang dikenal aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial di Pidie. Ia salah satu dari pasukan Askarimah yang memperjuangkan kepentingan perempuan.

Wanita mantan pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dulu disebut sebagai pasukan Inong Bale itu mencalonkan diri karena tergerak hatinya untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Apalagi, Azizah mendapat dorongan dari kaum perempuan yang tergabung dalam askarimah Pidie, supaya mau mencalonkan diri sebagai calon legislatif agar bisa memperjuangkan kepentingan perempuan di daerah itu.

Kepada wartawan MITABERITA.com, wanita kelahiran Bucue 12 Juni 1983 dari pasangan Abubakar dan Juarah itu mengaku siap berbakti demi masyarakat Pidie.

“Jika mendapat kepercayaan dari masyarakat, Insyaallah kita siap memperjuangkan aspirasi masyarakat seperti yang kita lakukan selama ini,” ujarnya, Kamis 8 Februari 2024.

Menurut Azizah, perempuan juga punya hak untuk terjun ke dunia politik demi memperjuangkan berbagai aspirasi mereka. Selama ini, kata Azizah, perempuan hanya menjadi penonton, padahal suara kaum perempuan dalam pemilu sangat berpengaruh.

“Suara kita perempuan lebih besar dari suara kaum laki-laki, tapi kaum perempuan kerap menjadi penonton atau sekedar pemilih. Karena itu, partisipasi perempuan ke depan menjadi sangat penting dalam pemilu, sehingga aspirasi perempuan bisa tersalurkan dengan baik jika kita duduk di parlemen,” ujarnya.

“Suara perempuan juga harus diperhitungkan, banyak hal yang bisa disuarakan oleh kaum perempuan, tapi yang paling mengerti tentang perempuan itu adalah kaum perempuan itu sendiri. Maka butuh perempuan di parlemen untuk memperjuangkan kepentingan perempuan,” sambungnya.

Azizah menambahkan, kekerasan terhadap perempuan saja ada puluhan kasus di Pidie selama tahun 2023. Jika nanti terpilih sebagai anggota DPRK Pidie mewakili kaum perempuan, Azizah akan bersuara lantang memperjuangkan hak-hak perempuan.

“Kepada ibu-ibu, kaum perempuan, mohon dukungannya, agar kita bisa memperjuangkan berbagai aspirasi kita kaum perempuan, selama ini mungkin begitu banyak aspirasi kita perempuan yang tidak tersampaikan, tapi dengan adanya keterwakilan perempuan di parlemen nantinya, insyaallah berbagai aspirasi kita perempuan bisa diperjuangkan,” imbuhnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *