68 Tahanan Gunakan Hak Pilih di Rutan KPK

  • Bagikan
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Inilah.com)

MITABERITA.com | Sebanyak 68 tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan hak pilihnya dengan mengikuti pemungutan suara Pemilu 2024 di TPS khusus, rutan Gedung Merah Putih KPK dan Rutan Puspomal, Jakarta pada Rabu 14 Februari 2024.

“Dari jumlah tersebut, 60 orang diantaranya merupakan Tahanan KPK yang berada di Rutan Gedung Merah Putih (K4), Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (C1), dan Rutan Pomdam Jaya Guntur. Sementara 8 Tahanan KPK lainnya, menggunakan hak pilihnya di Rutan Puspomal,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri melalui keterangannya kepada wartawan.

Ali menerangkan pelaksanaan pencoblosan, pemungutan suara di Rutan Gedung Merah Putih KPK berlangsung tertib dan kondusif, dimulai pukul 07.00- 13.00 WIB, dan dilanjutkan penghitungan suara. Lanjut dia, yang bertindak sebagai petugas KPPS di TPS Gedung Merah Putih KPK, yakni tujuh orang yang terdiri dari empat warga sekitar dan tiga petugas Rutan KPK.

“Semua Tahanan diberi hak memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden, dan sebagian beserta Calon Anggota Legislatif; DPR, DPD, hingga DPRD berdasar domisili KTP dan ketetapan KPU Daerah” papar Ali.

Melalui pencoblosan ini, kata Ali, KPK berkomitmen menjamin hak-hak dasar bagi para tahanan sebagai warga negara sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 30 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) Pasal 43.

“Dimana Tahanan sebagai warga negara berhak untuk memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan 38 suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 901 yang berlokasi di Rutan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Para partisipan pemilih merupakan tersangka KPK dalam kasus dugaan korupsi.

Sedangkan berada posisi kedua, Paslon nomor urut 1, Anies-Muhaimin (AMIN) dengan perolehan 24 suara. Sementara itu, posisi buncit capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan 9 suara.

Bila ditotalkan jumlah suara sebanyak 76 suara dengan jumlah suara sah berjumlah 71 dan tidak sah 5. Sejumlah pemilih yang merupakan tahanan ternama, diantaranya yaitu, Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh, Eks Pejabat Cukai Rafael Alun, Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *