PT Agam Rayeuk Furniture Sediakan Mobiler Sekolah dan Perkantoran

  • Bagikan
Zuhaimi Agam, pemilik perusahaan Agam Rayeuk Furniture. Foto: MITABERITA.com

MITABERITA.com | Selama ini, PT Agam Rayeuk Furniture sudah memberikan kontribusinya dengan menyediakan mobiler untuk kebutuhan sekolah berupa kursi, meja, lemari hingga papan tulis.

Perusahaan yang beralamat di Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda tepatnya di Gampong Cot Gendreut, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar tersebut, selama ini juga telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh dalam hal penyediaan mobiler sekolah.

Zuhaimi Agam selaku pemilik perusahaan mengatakan, PT Agam Rayeuk Furniture siap menyediakan berbagai kebutuhan kursi, meja maupun lemari untuk perkantoran yang ada di Aceh.

“Kita siap mendukung penyediaan mobiler untuk sekolah ini sebagai upaya meningkatkan kemajuan pendidikan Aceh,” katanya, dalam acara syukuran yang berlangsung di Gedung Dekopinwil lama di Gampong Cot Gendreut, Sabtu 6 Januari 2024.

Dalam wawancara dengan awak media, Zuhaimi menuturkan, kegiatan yang dilakukan perusahaannya sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Namun, saat itu produksinya masih sangat sedikit karena permintaannya juga belum banyak mengingat masih dalam masa covid-19.

Ia mengatakan, jika pemerintah daerah melakukan kerjasama dengan PT Agam Rayeuk Furniture, dijaminnya akan sangat menguntungkan bagi instansi dan daerah.

Jika selama ini, kata dia, pemerintah mendatangkan mobiler untuk sekolah dan perkantoran dari luar Aceh, maka ke depan bisa membeli produk dari PT Agam Rayeuk Furniture, sehingga biayanya semakin rendah.

Namun begitu, Zuhaimi memastikan kualitas produknya juga terjamin. Ia bahkan memberikan garansi jika barang rusak dalam tiga tahun, maka akan diganti dengan yang baru.

“Saya bilang ke para kepala sekolah, kalau bangku, meja sekolah yang kita buat rusak tapi rusak kurang dari tiga tahun, kita beri garansikan, karena yang kita buat adalah barang bagus, kayu bagus,” katanya.

“Dan yang paling penting, kita di sini juga mempekerjakan warga lokal sekitar sini. Kemarin Dinas PK mengambil barang kita, kita mempekerjakan hampir 60 orang dengan penghasilan per hari rata-rata 80 hingga 100 ribu,” katanya.

Para pekerja tersebut terdiri dari pria dan wanita, termasuk anak-anak yang putus sekolah atau sudah selesai sekolah tapi belum ada pekerjaan. “Ada ibu-ibu, yang suaminya sakit, atau suaminya bermasalah, mereka bekerja di sini untuk bisa melangsungkan kehidupan rumah tangga mereka,” katanya.

Pria yang akran disapa Bang Agam tersebut juga menyampaikan, dirinya sudah membuat pendekatan dengan Pemerintah Aceh Besar agar juga mau membeli dan menggunakan barang hasil produksi dari PT Agam Rayeuk Furniture.

“Pokoknya kita siap untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah dan akan memberikan kepuasan berupa produk yang berkualitas,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *