Pemerintah Angkat Bicara Terkait Maraknya Kriminalitas di Aceh

  • Bagikan
Kadis Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri. Foto: Biro Adpim Setda Aceh

MITABERITA.com | Sejumlah kasus kriminalitas yang terjadi di Aceh baru baru ini menarik perhatian Pemerintah Aceh. Melalui Dinas Syariat Islam, Pemerintah Aceh mengajak semua pihak peduli dan ikut mengawasi.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, mengajak masyarakat untuk peduli dan mengawasi langsung generasi muda di lingkungannya. Gerak-gerik mereka diminta harus terus dipantau sehingga mengurangi peluang terjadinya kejahatan pembegalan atau bentuk premanisme lainnya.

“Segera laporkan ke aparat penegak hukum kalau melihat ada potensi kriminalitas,” kata Zahrol, dalam rilis yang diterima media, Selasa 30 Januari 2024.

Zahrol mengatakan, tindak kriminalitas yang dilakukan remaja itu harus diberikan hukuman yang dapat memberi efek jera (deterrent effect), sehingga membuat calon pelaku lain menghentikan niatnya jika ingin melakukan kejahatan yang sama.

“Pada unit pemerintahan terbawah yaitu gampong juga dapat dilakukan suatu upaya pencegahan atau pengawasan bersama yaitu dengan menghidupkan sistem pageu gampong (pagar kampung) dimana aparatur sebuah kampung tertentu dapat melakukan pengawasan dan penindakan awal di wilayah mereka masing-masing,” katanya.

Namun begitu, penindakan juga harus sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena, hal itu dianggap sangat efektif untuk mempersempit ruang terjadinya kejahatan,” kata Zahrol.

Menurut Zahrol, begal merupakan sesuatu yang sangat asing bagi Aceh dan sulit  dipercaya bahwa hal semacam itu dapat terjadi di bumi Serambi Mekkah secara alamiah.

“Jadi kita berharap jangan sampai masyarakat hilang kesabaran atas adanya ketidaknyamanan ini dan akhirnya memilih melakukan penghakiman secara sepihak, sebelum itu terjadi mari kita berusaha untuk memperbaiki keadaan dan menyelamatkan anak-anak kita, generasi muda kita, dan Aceh dari jurang kehancuran,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *