Pria Ini Diduga Perkosa Anak Kandung, Kalau Menolak Dipukul

  • Bagikan
Pria Ini Perkosa Anak Kandung, Kalau Menolak Dipukul. (Foto: Ilustrasi/net)

MITABERITA.com | Seorang pria di pria berisial AR di Sidoarjo Jawa Timur karena merudapaksa anak kandung hingga hamil. Tindakan tersebut dilakukan pelaku karena terdorong nafsu birahi.

Padahal, putrinya itu masih berusia 11 tahun. AR pertama kali memperkosa anaknya itu pada 14 November 2023 lalu. “Saat itu saya pulang dari mancing, anak saya tidur di kasur lipat,” ujarnya.

AR membangunkan korban dan memintanya naik ke atas kasur. Saat di tempat tidur, AR mulai menggerayangi tubuh korban. Korban sempat menolak.

Tapi, AR mengancam akan memukuli ibu korban apabila menolak ajakannya. “Saya sama istri pisah sudah empat tahun,” kata AR.

Pada 17 November, tersangka kembali mencabuli anak kandungnya itu saat bangun tidur. Aksi bejatnya berlanjut pada 19 November. “Saya ancam dan juga saya pukul karena sempat menolak,” ucap AR.

Dilansir Sindonews, AR merupakan seorang residivis. Dia sudah dua kali dibui karena kasus narkoba. Bahkan, AR pernah menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). “Saya terakhir dipenjara 2016, keluar 2019 lalu,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, tindakan asusila AR terbongkar setalah korban melapor kepada ibunya melalui telepon.

“Korban menceritakan semua hal yang dialaminya, mulai dari pencabulan hingga penganiayaan dengan adanya luka memar di leher belakang korban,” ucapnya.

Pada 20 November, korban dan ibunya melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo. Dari hasil visum, polisi langsung memburu dan menangkap AR pada 28 November lalu di rumahnya.

“Korban dan pelaku tinggal serumah. Itu karena lokasi sekolah korban dekat dengan rumah,” jelas Kusumo.

AR diancam hukuman pidana 15 tahun atau paling lama 20 tahun penjara. Hukumannya ditambah satu pertiga dari ancaman pidana karena AR melakukan tindakan pencabulan dan penganiayaan kepada orang terdekat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *