Indonesia Bukan Negara Penerima Pengungsi

  • Bagikan
Konferensi Pers akhir tahun Polda Aceh. Foto: MITABERITA.com

MITABERITA.com | Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko mengatakan Indonesia bukan sebagai negara penerima pengungsi, meskipun saat ini Indonesia kedatangan banyak pengungsi Rohingya. Hal itu disampaikan Kapolda Aceh saat menanggapi pertanyaan wartawan dalam acara konferensi pers akhir tahun Polda Aceh di Aula Presisi, Mapolda Aceh, Kamis 28 Desember 2023.

“Walaupun negara kita ini, Indonesia tidak menandatangani konvensi 1951 tentang pengungsi, dan konvensi 1967, tapi di satu sisi ada Perpres Nomor 125 tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri, sehingga dengan kondisi tersebut tetap kita tangani,” kata Kapolda Aceh.

Walaupun menangani pengungsi dari luar negeri bukan hanya tugas kepolisian, tapi Polda Aceh tetap menangani pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh dengan alasan kemanusiaan, sambil terus berkoordinasi dengan lintas stakeholder di Aceh, dan terus melaporkan perkembangannya kepada Kapolri tentang situasi terkini pengungsi.

Kartiko juga menuturkan, Kapolri sendiri mempertimbangkan alasan kemanusiaan dalam kondisi yang darurat. Tapi diakui Kapolda, penanganan oleh Polri hanya menangani sementara sampai UNHCR mendatangi lokasi untuk mendata, karena UNHCR yang bertanggungjawab terhadap pengungsi.

Jika sudah didata oleh UNHCR, maka akan menjadi tanggung jawab UNHCR, namun begitu Polri tetap melakukan pemantauan dan pengamanan jika dibutuhkan. Seperti pada saat terjadi penolakan oleh mahasiswa yang menerobos tempat penampungan para pengungsi pada Rabu 27 Desember 2023 kemarin di Balai Meuseuraya Aceh (BMA) Banda Aceh.

Sebelumnya, dalam konferensi pers tersebut, Kapolda Aceh juga memaparkan tentang kinerja Polda Aceh dalam setahun terakhir. Banyak hal yang telah dilakukan Polda Aceh dalam tahun 2023 ini, diantaranya; tentang lalulintas, persiapan tentang pengamanan pemilu, penyelesaian sejumlah kasus korupsi, dan yang paling banyak mendapat perhatian media dalam dua hari terakhir yaitu tentang penanganan pengungsi Rohingya di Aceh.

Acara yang dimulai dengan pembacaan ayat suci al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu diisi dengan pemutaran video kaleidoskop tentang ringkasan dan kilas balik kinerja Polda Aceh selama setahun terakhir.

Hadir dalam kesempatan itu Irwasda Polda Aceh, para PJU Polda Aceh, unsur PWI Aceh, AJI, IJTI, para pemimpin media, para wartawan dan seluruh personel Bidhumas Polda Aceh yang selama ini sudah bekerja dengan sangat baik menjali kemitraan dengan berbagai media di Tanah Rencong.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *