Usman Lamreung Dorong Pj Bupati Aceh Besar Kerja Keras Bangun Daerah

  • Bagikan
Pengamat Politik, Usman Lamreung. (Foto: Dok. MITABERITA.com)

MITA | Pengamat Politik yang juga putra Aceh Besar, Usman Lamreung, mendorong Pj Bupati Aceh Besar Muahmmad Iswanto untuk bekerja keras dalam membangun dan memajukan daerah.

Menurut Usman Lamreung, Pj Bupati orang pertama yang bertanggung jawab terhadap daerah karena ia pimpinan tertinggi di Aceh Besar. 

“Jika ada pemimpin kepala daerah meminta semua pihak bekerja keras, yang kemudian mesti dipertanyakan adalah dimana ia ketika meminta itu? di belakangkah, di tengah, atau di depan?,” kata Usman Lamreung kepada MITABERITA.com, Sabtu 6 Mei 2023.

Akademisi Universitas Abulyatama itu menuturkan, apa yang dia sampaikan merupakan tanggapan terhadap pernyataan Pj Bupati Aceh Besar yang meminta kepada semua pihak terutama jajarannya, untuk bekerja lebih keras memajukan Aceh Besar.

“Kerja-kerja pembangunan untuk kemajuan daerah itu sudah jelas pengurus, pengelola, dan penanggung-jawabnya, yaitu kepala daerah dengan jajaran birokrasinya yang kita sebut pemerintah,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Usman, pihak yang berada di urutan paling atas untuk diajak bekerja keras oleh Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto adalah dirinya sendiri dan jajaran birokrasinya.

“Karena memang untuk itulah mereka dikasih gaji, tunjangan dan segala fasilitas. 

Bahkan bukan hanya sekadar meminta, untuk jajaran birokrasinya ia bisa memaksa karena memang ada otoritas untuk melakukan itu di tangannya,” tegasnya.

Usman Lamreung mendorong Pj Bupati Aceh Besar menjalankan otoritas dan kewenangannya untuk memaksa jajarannya bekerja lebih keras lagi, bukan sekedar pernyataan yang nilainya lemah karena hanya bersifat imbauan.

“Pertanyaannya sudahkah ia melakukan itu, karena itu dulu yang harus ia pastikan, jangan sampai ia sendiri belum lakukan, lalu meminta jajarannya dan semua pihak, konon lagi kalau sampai ke rakyat jalata yang jelas posisinya sebagai penerima manfaat,” paparnya.

UsmanLamreung menyebut, selama lima tahun terakhir nyaris tidak terlihat pembangunan yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati serta jajarannya.

“Masih banyak sekali PR yang harus diselesaikan oleh Pj Bupati, terutama janji-janji politik bupati dan wakil bupati yang kini sudah habis masa jabatan tapi janjinya tinggal janji tanpa realisasi,” katanya.

Ia menambahkan, sebagai putra Aceh Besar, dirinya selalu mengkritisi berbagai kebijakan yang dianggap tidak menguntungkan bagi rakyat Aceh Besar.

“Karena kita harus punya penanggung jawab. Jangan sampai pemimpin tertinggi hanya mengobral kata-kata yang tidak mencerminkan sebagai pembuat dan pengambil kebijakan. Harus jelas bahwa Pj Bupati yang pertama paling bertanggung jawab, bukan orang lain apalagi rakyat jelata,” pungkasnya.

Penulis: Hidayat. S

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *