KMP Papuyu Diminta Berlayar ke Pulo Aceh Seminggu Empat Kali

  • Bagikan
KMP Papuyu sandar di pelabuhan Pulo Aceh. Foto: Ist/Net

MITA | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar menyurati PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh.

Surat itu berkaitan dengan permintaan penambahan dan penyesuaian pelayaran kapal Ferry KMP Papuyu menjadi empat kali dalam sepekan untuk rute Ulee Lheue – Pulo Aceh.

Permintaan itu tertuang dalam dalam surat Nomor : 550/009 yang ditandatangani Ketua DPRK Iskandar Ali, sebagai tanggapan atas permohonan masyarakat Pulo Aceh beberapa waktu lalu.

Menurut Iskandar Ali, beberapa waktu lalu, warga Pulo Aceh melakukan audiensi bersama pimpinan DPRK agar armada penyeberangan laut KMP Papuyu ditambah jadwal pelayarannya ke Pulo Aceh.

Menurut Iskandar, sejauh ini keberadaan KMP Papuyu telah memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan transportasi laut dari daratan ke Pulo Aceh.

“Dan masyarakat Pulo Aceh secara khusus sangat mendukung dan berterima kasih atas pengoperasian KMP papuyu rute Ulee Lheu – Pulo Aceh dan sebaliknya,” ungkap Iskandar Ali, Senin 8 Mei 2023.

“Empat kali frekuensi penyeberangan, degan rute melintasi dua pulau sekaligus yaitu pulau nasi terlebih dahulu (transit) kemudian KMP Papuyu melanjutkan penyeberangan ke Pulau Breuh,” tambahnya.

Iskandar Ali meyakini, permintaan penambahan rute penyeberangan seminggu empat kali itu akan lebih berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan transportasi.

“Tentu dengan pedoman dan kepada petunjuk teknis di bidang pelayaran,” tutup Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh Besar tersebut.

Penulis: Fahri

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *