Klarifikasi Geuchik Rukoh Usai Didesak Mundur Terkait Pembangunan Masjid

  • Bagikan
Keuchik Rukoh, H Ibnu Abbas (kanan) saat memberikan keterangan terkait polemik pembangunan Masjid Silang Rukoh. (Foto: Serambi)

MITA | Geuchik Gampong Rukoh, H Ibnu Abbas, akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait tudingan dari eks Ketua Pemuda Rukoh, Basri Effendi dan Ketua Pemuda Blang Krueng, terkait mandeknya pembangunan Masjid Silang Rukoh.

Ibnu Abbas membantah tudingan yang menyebut, bahwa ia menghambat proses penggalangan dana dan menolak memberi izin kepada masyarakat yang hendak memberi wakaf tanah.

“Demi Allah, saya tidak pernah menghalangi mereka untuk meletakkan celengan sumbangan di sejumlah toko di Rukoh,” kata Ibnu, seperti diberitakan Serambinews, Kamis 11 Mei 2023 lalu.

Ibnu Abbas menjelaskan alasan menolak memberikan izin dan menandatangani surat wakaf tanah untuk masjid. Menurutnya, pemilik tanah harus lebih dulu melampirkan dokumen secara resmi.

Sebab, menurutnya tanah tersebut masih ada ahli waris lainnya yaitu adik kandung pemberi wakaf tersebut. Ia tidak ingin terjadi konflik di kemudian hari.

Ibnu Abbas juga meminta sang pemberi wakaf tanah, terlebih dahulu melampirkan tanda tangan adiknya dan menunjukkan lokasi tanah itu.

“Dan saat ini, tanah itu sudah diserahkan ke masjid dengan dokumen yang lengkap,” ungkapnya.

Geuchik Rukoh tersebut juga mengaku alasan tidak mau tandatangan terkait penganggaran masjid Rukoh, karena belum ada SK definitif pengurus masjid.

Kepada Serambinews, ia juga menunjukkan dokumen SK pembangunan dan BKM Mesjid Silang Rukoh-Blang Krueng sudah berakhir sejak tahun 2021.

Selain itu, ia pun menuturkan bahwa Ketua Pemuda Rukoh, Basri Effendi sudah diberhentikan dari jabatan Ketua Pemuda.

Sebelumnya, Tuha Peut, tokoh masyarakat dan pemuda Gampong Rukoh juga telah menggelar rapat terbatas dan meminta Geuchik Rukoh segera mengundurkan diri.

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *