Tiga Gerbang Tol Trans Sumatera Berikan Tarif Diskon Saat Mudik Lebaran

  • Bagikan
Sejumlah kendaraan pemudik antre melintasi Gerbang Tol Bakauheni Selatan, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (1/5/2022). FOTO: ANTARA/NOVA WAHYUDI/WSJ

MITA | PT Hutama Karya (Persero) akan memberikan diskon sebesar 20 persen untuk tarif terjauh di ruas Tol Trans Sumatera Bakauheni – Terbanggi Besar dan Terbanggi Besar – Kayu Agung. Diskon tarif tol 20 persen ini hanya berlaku di tiga gerbang tol atau GT.

EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, mengatakan tiga gerbang tol yang diberikan diskon sebesar 20 persen tersebut yaitu GT Bakauheni Selatan, GT Kayu Agung, dan GT Kayu Agung Utama.

“Diskon tarif tol tersebut diberlakukan untuk pengguna tol yang mudik pada 16 – 18 April dan yang akan balik pada 26 – 28 April 2023,” ujarnya.

Hal itu disampaikan usai Konferensi Pers Kesiapan Infrastruktur Mendukung Mudik Lebaran 2023, di Jakarta, Selasa 11 April 2023, seperti dilansir Katadata.co.id.

Dwi mengatakan, pemberlakuan diskon tarif Tol Trans Sumatera 20 persen tidak diberikan pada puncak mudik lebaran maupun puncak balik, agar arus lalu lintas tidak terpusat pada tanggal tertentu atau puncak arus balik dan mudik.

Dwi mengatakan, pihaknya memprediksi puncak arus mudik di Tol Tol Bakauheni – Terbanggi Besar dan Terbanggi Besar – Kayu Agung akan jatuh pada H-3 atau pada Rabu, 19 April 2023. Diperkirakan 130 ribu kendaraan akan melintasi kedua tol tersebut.

Ia menuturkan, prediksi tersebut naik 150 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 54 ribu kendaraan, atau naik 2 persen dibandingkan puncak arus mudik Lebaran 2022 yang mencapai 128 ribu kendaraan.

Sementara puncak arus balik Tol Trans Sumatera diprediksi terjadi pada H+2 atau pada Selasa, 25 April 2023. Diperkirakan 178 ribu kendaraan melintas di Tol Trans Sumatera, atau naik 237 persen dibandingkan normal yang jumlahnya hanya sebesar 53 ribu kendaraan. Puncak arus balik tahun ini juga diperkirakan naik 5 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 170 ribu kendaraan.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, pemberian diskon tersebut merupakan inisiatif langsung dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). 

“Dengan begitu, kami menyambut baik adanya diskon ini tanpa mengurangi layanan, karena memang adanya diskon tersebut tujuannya untuk memecah traffic supaya tidak ada penumpukan menjelang Lebaran dan arus balik,” ujar Endra.

Ia menjelaskan, diskon ini hanya berlaku untuk pengguna jalan yang menggunakan uang elektronik. Oleh sebab itu, ia  menghimbau pengguna jalan dapat memastikan kesiapannya sebelum melakukan perjalanan.

Kesiapan tersebut di antaranya yaitu, dengan memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM, serta memastikan kondisi kendaraan maupun pengendaranya dalam kondisi yang optimal.

123 Juta Orang Mudik Lebaran Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT), jumlah pergerakan masyarakat saat musim mudik Lebaran 2023 diprediksi mencapai 123,8 juta orang. Jumlah ini meningkat 14,2 persen jika dibandingkan dengan prediksi mudik Lebaran 2022  sebesar 85,5 juta orang.

Tercatat, moda transportasi darat mendominasi pergerakan saat mudik tahun ini. Mayoritas masyarakat diprediksi menggunakan mobil pribadi sebanyak 27,32 juta orang atau 22,07 persen dari total pergerakan masyarakat pada mudik Lebaran 2023.

Selanjutnya, masyarakat yang menggunakan sepeda motor 25,13 juta orang (20,3%). Lalu, diikuti oleh moda bus 22,77 juta orang (18,39%), kereta api antarkota 14,47 juta orang (11,69%), dan mobil sewa 9,53 juta orang (7,7%).

Sumber: Katadata

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *