Pj Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

  • Bagikan
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto bersama unsur Forkopimda mengikuti Rakor Inflasi via zoom di Ruang Bupati Aceh Besar di Kota Jantho. Foto: MC Abes

MITA | Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto bersama Sekdakab dan unsur Forkopimda mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah.

Rakor itu diselenggarakan melalui zoom meeting berlangsung di Ruangan Kerja Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin 17 Apruil 2023, yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Rakor itu dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian dan diikuti para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Pada kesempatan itu, Mendagri menekankan pentingnya meningkatkan fasilitas dan jasa kesehatan masyarakat di seluruh wilayah tanah air.

Distribusi dan inflasi pada Maret 2023 yang bertepatan dengan awal bulan Ramadhan sampai menjelang berakhirnya Ramadhan 1444 H relatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara di sisi lain, Kemendagri terus mengingatkan Pemerintah daerah perlu waspada terhadap kenaikan harga beberapa komoditas yang mungkin terdampak tingginya permintaan menjelang lebaran seperti tarif angkutan udara.

Beberapa komoditas yang bisa melonjak  harganya seperti daging sapi, daging ayam ras, bawang merah dan telur ayam ras.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bappenas, Dr. I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa perlunya penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022.

“Salah satunya penyaluran untuk antisipasi, mitigasi dan pelaksanaan stabilisasi harga. Mengatasi masalah pangan, pemberian bantuan pangan, kerjasama internasional, bantuan pangan luar negeri dan keperluan lainnya sesuai ketetapan pemerintah,” ujar I Gusti Ketut Astawa.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dilakukan Pemda dalam mengendalikan inflasi pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Upaya dimaksud seperti pemantauan pasokan dan harga pangan dilapangan, pelaksanaan gerakan pangan murah serta dukungan pemda kepada Perum Bulog dalam penyerapan gabah atau beras saat panen raya,” pungkasnya.

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *