Seorang IRT di Simeulue Alami Kekerasan, Polisi Turun Tangan

  • Bagikan
Korban pemukulan membuat laporan ke Polres Simeulue. Foto: Ist
MITA | Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial VS (32) di Kabupaten Simeulue mengalami kekerasan dan penganiayaan saat membela suaminya yang ribut dengan seorang pria.
Kasus tersebut kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Simeulue. Melalui Kasat Reskrim IPDA T Mayyudi, Kapolres Simeulue AKBP Jatmiko mengungkap penyebab keributan tersebut.
Penganiayaan yang dialami ibu 32 tahun itu berawal dari keributan di Lapangan Futsal Puskesmas Sangiran, Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, pada Kamis 12 Januari 2023 lalu.
T Mayyudi menjelaskan, pelaku berinisial JR (30) diketahui ribut dengan suami korban di lapangan futsal. Karena merasa belum puas, pelaku JR mendatangi rumah korban yang saat itu sedang duduk dengan suaminya di teras.
Sesampai di rumah korban, JR ribut dengan suami korban, sehingga dilerai oleh korban. “Saat itulah JR langsung memukul korban pada bagian wajah dengan tangannya,” ungkap T Mayyudi.
Dalam keterangan pada Jumat 13 Januari 2023, Kasat Reskrim menjelaskan, korban yang merasa tidak terima atas tindakan kekerasan yang diduga dilakukan pelaku, sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Simeulue.
Kasat Reskrim mengungkap, saat ini laporan korban sedang diselidiki oleh penyidik dari Satreskrim Polres Simeulue untuk proses hukum lebih lanjut.
(Hi)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *