Seorang Ibu Rumah Tangga di Nagan Raya Nekat Jadi Pengedar Sabu

  • Bagikan
IRT ditangkap karena jadi pengedar narkoba. Foto: Ist

MITA | Wanita berinisial EY (37) di Nagan Raya, ditangkap oleh Tim Elang Satresnarkoba Polres Nagan Raya, karena nekat menjadi pengedar narkoba jenis sabu.

Wanita yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga itu ditangkap Polisi pada Senin 16 Januari 2023, karena diduga menjadi pengedar sabu lintas kabupaten. 

EY ditangkap saat hendak bertransaksi sabu di salah satu warung di jalan Meulaboh-Tapaktuan, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya.

Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya melalui Kasatresnarkoba Ipda Vitra Ramadani mengatakan, penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang curiga dengan aktivitas pelaku.

Apalagi, kata Vitra, EY sudah menjadi target Tim Elang Satresnarkoba Polres Nagan Raya dari sepekan sebelum penangkapan.

Saat ditangkap, bersama EY ditemukan 7 sabu paket dengan berat 26,78 gram yang dibungkus rapi menggunakan lakban.

Setelah itu, Tim Elang Satresnarkoba Polres Nagan Raya juga menggeledah rumah EY di Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, didampingi aparatur desa setempat.

“Dalam penggeledahan di rumahnya, kami juga menemukan satu set alat isap sabu (bong), sehingga EY langsung diamankan,” kata Vitra, dalam keterangannya di Nagan Raya, Rabu 18 Januari 2023.

Kekinian, EY beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor, tujuh paket sabu seberat 26,78 gram, dan satu set bong diamankan di Polres Nagan Raya untuk dilakukan proses hukum.

Tidak dijelaskan apa motif dan penyebab IRT tersebut nekat mengedarkan narkoba. “EY akan disangkakan Pasal 114 jo 112 UU Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ungkap Kasatres Narkoba.

Ia juga berharap masyarakat ikut berperan aktif menginformasikan jika mengetahui adanya transaksi atau hal-hal terkait narkotika, agar Nagan Raya bebas dan bersih dari peredaran narkotika.

(Hi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *