Terkait Biaya Rujukan, Pj Wali Kota Sabang Minta Rumah Sakit Tidak Bebankan Pasien

  • Bagikan
Pj Wali Kota rapat dengan stakeholder terkait biaya rujukan pasien. Foto: Ist

MITA | Penjabat (Pj) Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, bertindak cepat terkait penanganan pasien rujukan dari Sabang ke Banda Aceh.

PJ wali Kota mengumpulkan jajarannya usai mencuat kabar penarikan uang rujukan yang dibebankan oleh pihak RSUD kepada pasien yang akan di rujuk ke Banda Aceh.

“Kedepan biaya rujukan tidak akan dibebankan lagi kepada para pasien, ini adalah tanggung jawab Pemerintah sepenuhnya” kata Reza Fahlevi.

Hal itu diungkapnya usai memimpin rapat bersama stakeholder terkait di Ruang Rapat Wali Kota Sabang, Kamis malam 17 November 2022.

Diantara kebijakan yang telah disepakati semalam pada saat rapat ada beberapa poin penting, diantaranya untuk rujukan pasien akan di tanggung APBD.

“Saat ini sedang kita lakukan pengecekan kembali belanja Perjalanan Dinas pada RSUD Kota Sabang. Kemudian akan ditempatkan satu unit mobil ambulance untuk pasien rujukan di Banda Aceh,” kata Reza Fahlevi.

Untuk tahun 2023 nanti, Pemko Sabang juga akan persiapkan kerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk penanganan rujukan dan hal-hal lain yang dianggap penting.

“Yang tak kalah penting, untuk program jangka menengah akan dilakukan juga koordinasi lebih lanjut dengan pihak RSUD beserta stakeholder terkait lainnya, demi meningkatkan pelayanan dan sarana penunjang medis, agar para pasien tidak perlu semua harus dirujuk ke Banda Aceh” katanya.

Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah, Zakaria, Asisten Administrasi Umum Rinaldi, Kepala Dinas Kesehatan & KB Edy Suharto, Dir. RSUD, Cut Meutia, kepala BPJS Sabang Rudi, dan para Kabag Setda serta Kabid RSUD Kota Sabang.

(Hi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *