Ada Jalan Tol, Waktu Tempuh Banda Aceh – Sigli Akan Lebih Cepat

  • Bagikan
Foto: Rampung, Jalan Tol Banda Aceh-Sigli Seksi 3 Sepanjang 16 Km (Kementerian PUPR)

MITA | Jalan tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) sepanjang 74,2 km bakal rampung konstruksinya pada 2023 mendatang. Pemerintah sedang mengebut pembangunan ruas utama (backbone) tol trans-Sumatera tersebut.

Keberadaan jalan tol Sibanceh bakal memangkas waktu tempuh Banda Aceh-Sigli menjadi hanya setengah dari waktu tempuh saat ini.

Terdapat tiga ruas tol Sibanceh yang dioperasikan pemerintah, pertama Seksi 2 Seulimeum-Jantho (6,26 km) yang beroperasi pada Maret 2022, seksi 3 Jantho-Indrapuri (16,37 km) beroperasi pada 26 Februari 2021, dan seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14,6 km) telah diresmikan pada Agustus 2020 lalu.

Melansir CNBC Indonesia, Kamis 20 Oktober 2022, menurut Kementerian PUPR, saat ini masih ada tiga seksi yang dalam proses konstruksi. 

Untuk seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 24,67 km, progresnya sudah mencapai 82 persen dengan lahan yang sudah bebas 97 persen. Seksi ini ditargetkan rampung pada September 2023 mendatang.

Sedangkan untuk seksi 5 Blang Bintang-Kutabaro sepanjang 7,3 km ditargetkan selesai Desember 2022, dengan progres lahan 99,3 persen dan konstruksi 91persen.

Berlanjut pada seksi 6 Kutabaru-Simpang Baitussalam sepanjang 5,01 km sudah mencapai 82 persen untuk progres konstruksi dan 97 persen untuk pembebasan lahan. Ruas ini juga ditargetkan rampung pada akhir 2022.

Pemerintah menargetkan ruas dari Banda Aceh-Seulimeum sepanjang 50 km bakal tuntas akhir Desember 2022 mendatang. Sedangkan penyelesaian seluruhnya baru selesai pada September 2023 dari Sigli-Banda Aceh sepanjang 74,2 km.

Dalam Kunjungannya ke Aceh, Rabu 19 Oktober 2022, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta agar menjaga keberlanjutan lingkungan dalam konstruksi Tol Banda Aceh-Sigli.

Salah satunya mengoptimalkan penghijauan khususnya pada tebing-tebing yang ada di sepanjang ruas tol.

“Tebing-tebing yang ada langsung dihijaukan lagi, ditanami kembali. Jika tidak diperlukan, jangan menebang pohon-pohon yang ada, sehingga kondisi alami tidak terganggu. Tolong diawasi betul konsultan supervisi agar tetap kondisi lingkungan terjaga,” kata Basuki.

Dengan dibangunnya ruas tol ini akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekitar 3 jam dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok melalui perbukitan menjadi hanya 1 jam perjalanan.

Total investasi untuk pembangunan ruas tol Sigli-Banda Aceh ini adalah sebesar Rp 12,35 triliun dengan skema penugasan Pemerintah kepada PT Hutama Karya sebagai Badan Usaha Jalan Tol dan PT Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana dan konsultan PT Virama Karya.

Sumber: CNBCIndonesia

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *